Home Article Wisata di Bali Bali Bird Pak Singapadu

Bali Bird Pak Singapadu

1101
0
SHARE

Keberadaan desa Singapadu dimana Bali Bird Park (BBP) terletak memiliki banyak potensi dan keunikan. Banyak hal menarik yang bisa dilihat oleh wisatawan seperti perak, pemahat dan bahkan cara hidup yang tersisa untuk melestarikan adat istiadat Bali.

Sekarang Paket Bersepeda diluncurkan untuk memberikan lebih banyak pilihan untuk wisatawan yang datang ke Bali Bird Pak sehingga mereka tidak bisa hanya melihat satwa liar dan konservasi, tetapi juga dapat melihat desa murni menawarkan hamparan sawah megah serta lingkungan sekitar desa Singapadu . Ini akan dapat mengembangkan potensi lebih untuk desa wisata Singapadu dan memberikan kontribusi lebih kepada masyarakat tentang keberadaan bersepeda dalam hal sudut pandang ekonomi,

Seperti diketahui, selain menjadi obyek wisata konservasi pertama di Bali, Bali Bird Park memiliki koleksi terbesar burung dan terbaik. hewan-hewan ini tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari Afrika dan Amerika Selatan. area rekreasi pendidikan ini menyebar di wilayah seluas 2,5 hektar dengan pemandangan yang indah. Sekitar 2.000 tanaman tropis termasuk 50 varietas pohon kelapa menjadi koleksi sehingga mereka dapat menarik banyak kupu-kupu dan mampu memberikan perlindungan kepada hampir 1.000 burung dari 250 spesies yang berbeda. Hal ini dibagi menjadi daerah untuk membuat habitat burung alami, dilengkapi dengan tanaman dan artefak tradisional untuk keaslian, sehingga habitat sini akan nyaman.

The Bali Bird Park saat ini memiliki koleksi 1.000 burung milik 250 spesies yang berbeda, sembilan spesies burung beo berwarna cerah dari Amerika Selatan seperti Scarlet Macaw dan Toucan Hyacinth Macaw. Yang terakhir adalah burung beo terbesar di dunia. Selain itu, ada juga Flamingo berpose salah satu burung tertua. Berdasarkan catatan fosil, Flamingo telah ada di bumi sejak 30-50 juta tahun yang lalu. Keunikan lainnya adalah adanya Grey Afrika Parrots yang memiliki kemampuan untuk meniru ucapan manusia

Sementara itu, koleksi kepulauan burung yang dibawa dari Papua, Kalimantan, Jawa dan Bali. Burung Bali menjadi maskot dan diklasifikasikan ke dalam spesies yang terancam punah adalah Jalak Bali (Leucopsar rothschildi). burung langka ini dibesarkan di Bali Bird Park sebagai bagian dari program konservasi. Selain berfungsi sebagai objek rekreasi, Bali Bird Park juga berfungsi sebagai tempat pendidikan dan pembelajaran. Oleh sebab itu, lokasi ini dilengkapi dengan fasilitas pembibitan, penelitian dan kedokteran hewan. Tingkat prestasi cukup tinggi dalam hal reproduksi burung. Banyak wisatawan asing yang sudah datang mengunjungi Bali Bird Park seperti dari Eropa, Asia, Rusia Australia dan juga wisatawan domestik