SHARE

Jika Anda bepergian ke objek wisata Kintamani melalui Ubud, Anda akan menemukan tempat yang sangat indah dan manis. Keindahannya adalah hampir sama dengan Jatiluwih. sawah bertingkat hijau, menjulang pohon kelapa, burung dan kumbang hinggap di cabang-cabang pohon. Petani bekerja di tanah pertanian mereka dengan rajin.

Gaya dan kegiatan mereka menghasilkan momen yang sangat unik untuk dinikmati. Kadang-kadang, kegiatan mereka yang disertai dengan suara air dan angin sejuk, sedangkan petani tua menjadi daya tarik untuk wisatawan yang berkunjung. Ketika mengekspresikan senyum ramah, mereka menyambut pengunjung akrab sambil mengatakan ‘Hello … halo ….!’

Ini adalah suasana yang ditawarkan oleh obyek wisata Ceking terletak di Tegallalang, Gianyar. Daya tarik mengandalkan keindahan alam dan memang menjadi tempat favorit untuk wisatawan asing. pemandangan yang menakjubkan seperti ini sering dimanfaatkan sebagai latar belakang foto. “Wisatawan yang berkunjung Ceking yang pasti mengambil gambar dengan latar belakang sawah bertingkat,”

Memang, itu adalah daya tarik utama desa wisata Ceking. Daya tarik dan pesona itu menawarkan benar-benar menarik. Setiap hari, lebih dari lima ratus wisatawan yang membuat mengunjungi. Selain dari Eropa, mereka juga datang dari banyak negara lain seperti Asia, Australia dan Rusia. “Dari 9:00 sampai 6:00 obyek wisata Ceking dikunjungi oleh berbagai wisatawan,” Tempat makanan di obyek ini juga menawarkan suasana yang fantastis. gazebo Bijou bertengger di tebing spektakuler. Atau, pengunjung dapat duduk dengan menyilangkan kaki di tengah nuansa tanaman lokal. Aura dari lokasi sangat menyenangkan seperti menghiasi tepi aliran sungai di dekatnya. Menu yang ditawarkan sangat beragam. “Kadang-kadang, ada wisatawan yang hanya datang untuk makan siang, baik secara individu maupun kelompok,”

objek wisata desa cekking blingurah.com

Wisatawan melakukan kunjungan biasanya datang setelah menonton Tari Barong di Batubulan. Sementara itu, beberapa orang lain akan langsung ke Kintamani. “Selain itu, ada juga wisatawan yang datang kembali setelah makan siang,” tambahnya. Daya tarik Ceking akhir-akhir ini telah melakukan beberapa perbaikan. Salah satu dari mereka merancang rute jalan santai ke daerah sawah. “Manajemen telah menyiapkan obyek wisata dengan menyediakan rute trekking. Mudah-mudahan, ini bisa berjalan lancar. Objek wisata yang dikelola oleh desa adat melalui agen manajemen. Untuk melestarikan sawah, manajemen membuat kerjasama dengan pemilik sawah. “Oleh sebab itu, semua wisatawan yang datang ke obyek wisata Ceking dibebankan dengan retribusi. Semoga informasi ini dapat membantu anda selama liburan di Bali.