SHARE

Ubud terletak satu jam perjalanan dari bagian selatan Bali dan merupakan bagian dari Kabupaten Gianyar. Desa Ubud juga terkenal sebagai desa budaya di mana kita dengan mudah menemukan masyarakat lokal menyajikan budaya tradisional dari ritual sampai ke pertunjukan tari tradisional. Puri Ubud adalah kerajaan kecil, tapi itu menjadi resor wisata yang terkenal saat ini. Ubud adalah salah satu dari tujuan wisata di Bali.

Pengembangan desa ini telah dimulai, Pada tahun 1920-an, dengan kedatangan dua orang seniman Eropa yang Rodolf Bonnet dari Belanda dan Walter Spies dari Jerman menggoreskan sejarah baru pertumbuhan artistik cat pedesaan Ubud. Kedua, artis Eropa memperkenalkan teknik estetika Eropa terutama pencahayaan daerah, bayangan, perspektif dan anatomi. Semua seniman lokal menyerap pencocokan teknik baru dengan nilai dan basis di pikiran lokal tetap mengambil tradisional sehingga mampu memberikan identitas terpisah dengan nama Ubud. Ubud Village semakin terkenal sebagai daerah yang lahir dari semua pelukis karena adanya kerjasama antara Tjokorda Gede Agung Sukawati dan Rudolf Bonnet untuk membentuk Pita Maha. Pita Maha merupakan tempat untuk membahas pertumbuhan dan masalah cat artistik, dan juga untuk membandingkan pikiran untuk setiap hasil lain dan memperkenalkan seni yang mereka miliki. Ubud dikenal pusat seni.

Di Ubud Anda dapat mengunjungi Mongkey Forest Ubud adalah salah satu yang paling bernilai saat kunjungan di daerah Ubud dan menawarkan perpaduan fantastis kehidupan alam Bali dari segi monyet dan pohon-pohon hutan hujan besar dilindungi kuno, serta budaya Bali yang mendiami seluruh area Ubud di mana budaya tetap yang terkuat dari semua pulau dan pura ddi Padangtegal yang didedikasikan untuk tidak hanya monyet tapi seluruh daerah sekitarnya.

Wisata Mongkey Forest di Ubud dihuni oleh 200 monyet, tergolong kera ekor panjang inklusif atau kelompok Macaca fascicularis yang memiliki daerah yang menyebar luas. Di antara monyet jumlah yang tinggal di hutan ini, ada 23 laki-laki dewasa, 79 perempuan dewasa dan 98 masih bayi. Semua monyet di hutan ini terdiri dari tiga kelompok, tinggal daerah tertentu dan menggunakan tempat tertentu dan waktu tertentu. Namun, juga terjadi bahwa seluruh kelompok dapat menggunakan hutan dan kapanpun dua kelompok yang ada di tempat dan waktu yang sama, mereka akan saling bertarung. Monyet ini diyakini sebagai Dewa Penjaga Pura Dalem Agung, Pura Hindu yang ada di tengah hutan. Ada tiga Pura Suci di hutan monyet ini dan orang-orang yang surround yang ada hutan dan itu diperkirakan dibangun di tengah-tengah 14 abad, dalam pemerintahan awal dinasti Gelgel.

waktu yang cocok untuk berkungjung ke mongkey forest ubud, sekitar jam 2 sore, karena di saat itu monyet sudah kenyang jadi tidak terlalu agresif dan nakal, banyak tempat wisata yang dekat mongkey forest, seperti tegalalang terasering, kintamani, goa gajah dan Pura Tirte Empul Tampaksiring. masukan wisata ini ke dalam agenda perjalanan anda di Bali!
Tiket Masuk Monkey Forest Ubud 2015

Harga tiket masuk objek wisata monkey forest Ubud,

Dewasa – Rp 30.000 per orang.
Anak (3 – 12 tahun) – Rp 20.000 / anak.
Untuk parkir mobil akan dikenakan biaya Rp 5.000 per mobil.