SHARE

Wisatawan asing gembira berbaur bersama-sama pada permukaan air laut yang jernih dan biru. Sesekali mereka mengapung sesaat, kemudian muncul lagi, berdiri di atas papan selancar mereka, bergerak seperti ular mengikuti aliran ombak ketika mereka bergerak ke arah pantai. Ketika air surut, mereka berenang ke luar laut lagi dan mengikuti pergerakan air.

Ini adalah tontonan sehari-hari yang dapat dilihat pada Pantai Suluban di Desa Pecatu. Dengan gelombang menantang yang besar dan pantai berpasir putih, ini adalah surga bagi peselancarn yang ingin menikmati ombak besar. Pantai Suluban terletak beberapa kilometer utara Uluwatu, sebelah Pantai Bingin dan Labuhan Sait dan pengunjung harus melewati sebuah gua batu sebelum mencapai pantai berpasir putih yang luas. Beberapa fasilitas pariwisata seperti restoran, bar, toko sewa papan surfing dan bengkel papan selancar tersedia di sini.

Pantai Suluban

Pantai di sini agak sempit, berbeda dengan Tanjung Benoa atau Kuta, tetapi telah tetap menjadi tujuan favorit para peselancar asing untuk gelombang besar yang istirahat di sini. laut biru segar juga membuat pantai ini bagus untuk bersantai dan menikmati pemandangan. Wisatawan cocok untuk berjemur disini, tapi ada juga daerah yang teduh di belakang batu. Selain menjadi tempat yang bagus untuk berselancar dan santai, Pantai Suluban juga merupakan tempat yang bagus untuk menikmati pemandangan matahari terbenam atau sunset view.